UNTUKMU YANG SEDANG SAKIT

ūüĆĻUNTUKMU YANG SEDANG SAKITūüĆĻ

1. Sakit merupakan ujian dari Allah, oleh karena itu bersabar adalah salah satu cara yang diajarkan Islam.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: ‚ÄúSungguh mengagumkan perkara orang Mukmin.¬†Sesungguhnya semua urusannya baik, dan hal itu tidak¬†dimiliki oleh seorangpun kecuali orang Mukmin. Jika ia¬†ditimpa kebaikan, niscaya bersyukur, maka itu¬†kebaikan untuknya. Jika ditimpa keburukan, niscaya¬†bersabar, maka itupun kebaikan baginya.‚Ä̬†¬†(HR. Muslim)

2. Sakit adalah salah satu sebab diampuninya dosa

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda; ‚ÄúCobaan itu akan selalu menimpa seorang Mukmin¬†dan Mukminah, baik pada dirinya, anaknya¬†ataupun¬†hartanya, sehingga bertemu dengan Allah tanpa dosa.‚Ä̬†(HR. at-Tirmidzi)

‚ÄúTidaklah seorang Muslim menderita penyakit atau¬†sesuatu selainnya, pasti Allah hapuskan berbagai¬†kesalahannya, seperti sebuah pohon yang meruntuhkan¬†daun-daunannya.‚ÄĚ (HR. Muslim)

3. Saat sakit jangan terburu-buru berharap kematian

Ummu Fadl berkata, suatu ketika Rasulullah datang menjenguk, lalu mendapatkan Abbas, paman beliau tengah mengeluh mengharapkan kematian,¬†maka Rasulullah bertanya kepadanya: ‚ÄúWahai paman, janganlah engkau sekali-kali menginginkan kematian. Karena jika engkau yang¬†berbuat banyak kebaikan, lalu ditangguhkan kematianmu, niscaya semakin menambah kebaikan, dan¬†lebih baik bagimu. Jika engkau banyak berbuat keburukan kemudian ditangguhkan ajalmu dan engkau bertaubat dari dosa-dosamu, maka yang¬†demikian lebih baik bagimu. Oleh karena itu,¬†janganlah engkau menginginkan kematian‚ÄĚ.‚Ä̬†(HR. al-Hakim)

4. Sakit salah satu sebab seseorang masuk surga

Atha’ bin Abi Robbah, dia berkata, Ibnu Abbas ¬†berkata kepadaku: ‚ÄúKetahuilah, aku akan kabarkan kepadamu seorang¬†perempun penghuni surga. Aku jawab ‚ÄúYa‚ÄĚ. Ibnu Abbas berkata, ‚ÄėPerempuan ini datang kepada Nabi¬†Muhammad¬†¬†seraya berkata, ‚ÄėSesungguhnya saya seorang¬†pengidap epilepsi dan apabila penyakitku kambuh¬†pakaianku tersingkap. Berdo‚Äôalah kepada Allah untukku. Beliau jawab, ‚ÄėJika engkau mau bersabar,¬†engkau¬†mendapatkan surga. Tapi kalau engkau mau, aku akan¬†mendo‚Äôakan kepada Allah agar engkau sembuh.¬†Perempuaan itu menjawab, ‚ÄėAku bersabar. Akan tetapi ketika penyakitku kambuh tersingkaplah pakaianku. Berdo‚Äôalah kepada Allah agar¬†pakaianku tidak tersingkap.‚Äô Kemudian Beliau mendo‚Äôakannya.‚Ä̬†¬†(HR. al-Bukhari)

5. Tetap berbaik sangka kepada Allah

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda bersabda: ‚ÄúJanganlah salah seorang di antara kalian mati¬†kecuali berbaik sangka kepada Allah¬†.‚Ä̬†(HR.¬†Musli)

6. Selalu dalam kondisi takut dan berharap

Dari Anas ¬†bahwa: ‚ÄúSuatu ketika Nabi datang menengok seorang pemuda yang tengah¬†menghadapi kematian, maka Beliau bertanya, ‚ÄėBagaimana engkau dapati dirimu?‚Äô Pemuda itu menjawab,¬†‚ÄėWahai Rasulullah, aku berharap kepada Allah dan takut kepada dosa-dosku. Beliau bersabda, ‚ÄėTidaklah kedua perasaan demikian menyatu pada diri¬†seorang hamba dalam keadaan demikian kecuali¬†Allah¬†menganugerahkan kepadanya apa yang diharapkan¬†dan menentramkan¬†dirinya terhadap apa yang ditakuti‚Äô.‚Ä̬†¬†(HR. at-Tirmidzi)

7. Jika ada kewajiban yang harus ditunaikan maka tunaikanlah seperti hutang dan lainnya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa yang rohnya berpisah dari jasadnya dalam¬†keadaan terbebas dari tiga hal, niscaya masuk surga:¬†(1). bebas dari sombong; (2). dari khianat, dan (3). dari¬†tanggungan hutang.‚Ä̬†¬†(HR. Ibnu Majah)

Semoga Allah menyembuhkan siapa saja dari umat Islam yang sakit dan semoga diberikan kesabaran. Wallahu A’lam

Sumber: Inilahfikih.com

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *