SUARA WANITA TERMASUK AURAT ATAU TIDAK

SUARA WANITA TERMASUK AURAT ATAU TIDAK

Dari M. Sabil, pak ustadz apakah suara wanita aurat? Lalu bagaimana jika ada wanita yang melantunkan pujian lewat speaker di majelis taklim dan didengar lelaki bukan mahram. Mohon penjelasannya.

Jawaban: Mayoritas ulama mengatakan bahwa suara wanita bukanlah aurat, hanya saja Allah   telah melarang kaum wanita untuk berlemah lembut dalam berbicara dengan laki-laki agar tidak timbul keinginan buruk bagi orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit seperti firman-Nya: “Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara dengan mendayu-dayu sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (QS. Al-Ahzab: 32)

Adapun wanita yang melantunkan pujian-pujian lewat speaker sehingga di dengar lelaki yang bukan mahram maka hal ini tidak selayaknya dilakukan. Kita tahu bersama bahwa ketika wanita berhaji tidak diperkenankan mengeraskan suaranya saat bertalbiyah, juga wanita tidak disyariatkan mengumandangkan adzan, apalagi hanya sekedar membaca pujian-pujian dengan speaker hingga suaranya terdengar oleh lelaki yang bukan mahram, tentu tidak diperbolehkan, juga karena wanita itu memang harus menjaga diri termasuk dalam berbicara dan mengangkat suara di hadapan lelaki yang bukan mahram. Wallahu a`lam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *