Nama-nama Surga, Makna-maknanya, dan Asal Kata Dari Mana Nama-nama Itu Diambil

Nama-nama Surga, Makna-maknanya, dan Asal Kata Dari Mana Nama-nama Itu Diambil

1. Nama pertama adalah Jannah. Ini adalah nama umum yang berlaku untuk negeri atau tempat itu dan apa yang dikandungnya berupa berbagai macam dan bentuk kenikmatan, kelezatan, kebahagiaan, suka cita, dan ketenangan.
2. Nama kedua adalah Darussalam. Allah menamakannya dengan nama ini dalam Firman-Nya, “Bagi mereka disediakan Darussalam negeri keselamatan di sisi Tuhan mereka.” (QS. Al-An’am: 127).

Di ayat lain Allah berfirman: “Allah menyeru manusia ke Darussalam yaitu negeri keselamatan. ” (QS. Yunus: 25).

Surga sangatlah haq atau tepat dengan nama ini, karena ia adalah rumah keselamatan dari segala musibah, gangguan dan apa yang dibenci. Ia adalah rumah Allah. Dan di antara nama Allah adalah as-Salam, Yang menyelamatkannya dan menyelamatkan penghuninya. Allah  berfirman:”Ucapan penghormatan mereka dalam surga itu ialah ‘Salam’ ” (Ibrahim: 23).

Dan malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu sambil mengucapkan, ‘Selamat sejahtera bagi kalian’ (QS. Ar-Ra’d: 23-24). Tuhan juga mengucapkan salam kepada mereka dari atas mereka sebagaimana Allah berfirman, “Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan. Kepada mereka dikatakan ‘Salam,‘ sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.” (QS. Yasin: 57-58).
3. Nama ketiga adalah Darul Khuldi atau negeri kekekalan. Dinamakan demikian sebab penghuninya tidak akan pergi darinya untuk selamanya, sebagaimana Allah berfirman, “Sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.” (QS. Hud: 108). Allah juga berfirman, “Sesungguhnya ini adalah benar-benar rizki dari Kami yang tiada habis-habisnya.” (QS. Shad: 54). Allah  juga berfirman, “Buahnya tak henti-henti, dun begitu pula naungannya”. (Ra’d: 35). Dan Allah l juga berfirman, “Dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan darinya.” (AlHijr: 48).
4. Nama keempat adalah Darul Muqamah atau rumah tempat tinggal. Allah  berfirman menceritakan tentang penghuninya,” Dan mereka berkata, Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. Dialah Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal yaitu surga dengan karuniaNya.” (QS. Fathir: 34-35).
5. Nama kelima adalah Jannatul Ma‘wa. Allah  berfirman, “Di dekatnya ada surga tempat tinggal.” (QS. An-Najm: 15). Allah juga berfirman, “Dan adapun orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya.” (QS. An-Nazi’at: 40-41).

6. Nama keenam adalah Jannah Adn atau Surga Adn. Ada yang berkata, Ia adalah nama satu surga di antara surga-surga. Dan yang shahih adalah bahwa Surga Adn merupakan nama untuk surga secara keseluruhan, semuanya adalah Jannah Adn. Allah berfirman: “Yaitu surga-surga Adn yang telah dijanjikan oleh Yang Maha Pengasih kepada hamba-hambaNya, sekalipun mereka tidak melihat-Nya (QS. Maryam: 61). Allah juga berfirman, “Mereka akan mendapat surga-surga Adn, mereka akan masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya adalah sutra.”
7. Nama ketujuh adalah Darul Hayawan atau negeri kehidupan. Allah berfirman, “Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya.” (QS. Al-Ankabut: 64). Maksudnya adalah surga menurut para ulama tafsir.

8. Nama kedelapan adalah al-Firdaus. Allah  berfirman, “Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, yaitu yang akan mewarisi Surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Mu‘minun: 10-11)”. Allah berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shalih, bagi mereka adalah surga-surga Firdaus sebagai tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Kahfi:107-108).

Firdaus adalah sebuah nama untuk surga seluruhnya. Ada yang berkata, Ia adalah nama untuk surga terbaik dan tertinggi, dan sepertinya ia lebih berhak atas nama ini dari pada surga lainnya.
9. Nama kesembilan adalah Jannah an-Na’im atau surga kenikmatan. Allah  berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih, mereka akan mendapat surga-surga yang penuh kenikmatan.” (QS. Luqman: 8).
la juga nama umum untuk seluruh surga, dinamakan demikian karena ia berisi segala bentuk kenikmatan berupa makanan, minuman, pakaian, wajah indah, aroma harum, pemandangan yang menyenangkan, tempat tinggal yang lapang dan nikmat-nikmat lainnya lahir dan batin.
10. Nama kesepuluh adalah al-Maqam al-Amin atau tempat tinggal yang aman. Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, yaitu di dalam taman-taman dan mata-mata air.” (QS. Ad-Dukhan: 51-52).

Kata “مقام” adalah tempat tinggal. Kata “أمين” adalah dari kata “الأمن”(aman) dari segala keburukan, musibah dan hal yang tidak mengenakkan. Ia mengumpulkan semua sifat aman seluruhnya. Ia aman dari kehancuran, kelenyapan dan segala macam gangguan. Penghuninya aman di dalamnya dari pengusiran, gangguan, dan kesusahan. Al-Balad al-Amin atau negeri yang aman adalah yang penduduknya aman di dalamnya dari apa yang dikhawatirkan oleh selain mereka.

Perhatikanlah bagaimana Allah  menyebutkan al-Amn pada FirmanNya, “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman.” (QS. Ad-Dukhan: 51).

Dan Allah juga berfirman-Nya, “Didalam mereka dapat meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran).” (Ad-Dukhan: 55).

Allah menyatukan bagi mereka dua hal, jaminan keamanan bagi tempat dan jaminan ketersediaan makanan, mereka tidak mengkhawatirkan terputusnya buah-buahan dan tidak pula keburukan akibat dan dampak buruknya, aman tidak akan keluar darinya, mereka tidak mengkhawatirkan hal itu, aman dari kematian, di mana mereka tidak takut mati.
Nama kesebelas & keduabelas adalah Maq’ad Shidq atau tempat duduk yg benar dan Qadam ash-Shidq atau balasan yang benar. Allah  berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di taman-taman surga dan sungai-sungai, di tempat yang benar.” (QS. Al-Qamar. 54-55). Allah menamakan surgaNya dengan Maq’ad Shidq atau tempat yang benar, karena di dalamnya segala apa yang diharapkan terwujud, berupa tempat yang baik.
Masuk dan keluar yang benar adalah masuk dan keluar yang pelakunya mendapatkan jaminan dari Allah, yaitu masuk dan keluarnya adalah dengan Allah dan karena Allah. Doa ini termasuk doa yang paling bermanfaat bagi seorang hamba, dia senantiasa masuk ke dalam satu urusan dan keluar dari satu urusan. Bila masuknya adalah dengan Allah dan karena Allah, demikian juga keluarnya, maka dia masuk dengan cara yang benar dan keluar dengan cara yang benar pula.

Sumber: Dikutip dari Buku Kemegahan & Keindahan Surga serta Para Penghuninya.  Hlm 35-42. Penulis: Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah rahimahullah. Diintisarikan oleh Dr. Ahmad bin Utsman al-Mazyad. Cetakan: Keempat. Penerbit: Darul Haq

www.inilahfikih.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *