CARA MENGHILANGKAN RASA MALAS DAN KIAT AGAR MOVE ON

CARA MENGHILANGKAN RASA MALAS DAN KIAT AGAR MOVE ON

 Assalamualaikum pak ustad, saya mau nanya, bagaimana caranya menghilangkan rasa malas, yang benar-benar sudah menghinggap di diri sendiri?

Jawaban: Waalaikumussalamu warahmatullahi wabarakatuh.

Tidak selayaknya seorang muslim memiliki sifat malas, lebih-lebih dalam melakukan ibadah. Nabi memerintahkan kepada ummatnya agar selalu semangat dalam perkara yang bermanfaat untuk dirinya baik di dunia maupun di akherat. Rasulullah bersabda;

الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِى كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu syaithon.” (HR. Muslim)

Rasa malas yang terus menerus akan menjadikan seseorang futur atau melemah dalam melakukan hal yang bermanfaat atau ibadah, bahkan terkadang mendorong dia melakukan perkara yang melanggar syariat Islam.

Sebagai pencegahan sekaligus mengobati futur dan agar segera move on bisa dengan melakukan perkara berikut ini;

1. Menjauhi maksiat dan keburukan.
2. Istiqamah dengan amalan-amalan harian untuk meningkatkan kekuatan rohani dan jasmani. Hanya dengan persiapan rohani dan jasmani sajalah kita dapat mengarungi berbagai macam rintangan kehidupan.
3. Menjaga waktu-waktu yang utama dan menghidupkan amalan ketaatan. Sebagai contoh, berpuasa pada hari Senin dan Kamis, shalat dhuha, memperbanyak zikir dan doa.
4. Menjaga diri dari sikap melampau batas dan terlalu menyusahkan diri dalam urusan agama. Melakukan amalan yang sedikit tetapi istiqamah adalah lebih baik daripada melakukan banyak amalan tetapi hanya sesaat.
5. Menggabungkan diri dengan jama’ah dan meninggalkan ‘uzlah atau menyendiri. Hanya dengan menyertai jamaah, seseorang itu dapat meningkatkan diri dan tidak mudah tertipu oleh syetan.
6. Mengenali cobaan- cobaan hidup, agar tidak mudah patah semangat atau kendur dan futur.
7. Selalu bergaul dengan orang yang shalih dan banyak melakukan amal shalih.
8. Memberi hak-hak tubuh dan jasmani seperti istirahat dan menjaga kesehatan.
9. Memberi ruang pada jiwa untuk menikmati perkara-perkara yang dibolehkan, seperti bergurau yang tidak berlebihan, bermain dan berekreasi.
10. Banyak membaca buku sirah nabi dan sejarah orang-orang yang shalih, agar termotivasi untuk mengikuti jejak mereka.
11. Senantiasa mengingat mati dan perkara-perkara yang berkaitan dengannya seperti azab kubur dan akhirat.
12. Sentiasa membayangkan nikmat surga dan azab neraka. Ini akan memantapkan lagi iman dan menguatkan semangat untuk memikul amanah Allah.
13. Selalu menghadiri majlis ilmu. Ini kerana ia akan mengembalikan semangat yang kendur, dan mengingatkan ajaran yang terlupakan.
14. Sering bermuhasabah diri. Insya Allah ia akan cepat menyadarkan kita daripada kelesuan dan kemalasan (futur).

Ibnul Qayyim berkata, “Saat-saat futur bagi para salikin atau orang-orang yang meniti jalan menuju Allah adalah hal yang tak dapat terhindarkan. Barangsiapa yang futurnya masih membawa ke arah muraqabah atau merasa diawasi oleh Allah dan senantiasa berlaku benar, tidak sampai mengeluarkannya dari ibadah-ibadah fardhu, dan tidak pula memasukkannya dalam perkara-perkara yang diharamkan, maka diharapkan ia akan kembali dalam kondisi yang lebih baik dari sebelumnya.”
Wallahu A’lam

Dijawab oleh ustadz Abul Fata Miftah, Lc (Pengasuh www.inilahfikih.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *