Begini Doa Ketika Rezeki Terasa Sempit

Begini Doa Ketika Rezeki Terasa Sempit

Saudaraku yang dirahmati Alloh ta’ala Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud rodhiyallohu anhu, ia berkata :

“(Suatu ketika), Nabi shollallahu alaihi wa sallam kedatangan seorang tamu.

Kemudian beliau mengutus (seseorang) untuk meminta kepada istri-istri beliau, agar menyediakan makanan (utk menjamu tamunya tersebut).

Tetapi tidak ada satupun di antara mereka yg mempunyai makanan (memang di rumah-rumah mereka tidak ada makanan sama sekali).

Maka Nabi shollallohu alaihi wa sallam berkata (dalam doanya):

اللَّهمَّ إنِّي أسألُكَ مِن فضلِكَ ورحمتِكَ ؛ فإنَّهُ لا يملِكُهُا إلَّا أنتَ

ALLOHUMMA INNII AS-ALUKA MIN FADHLIKA WA ROHMATIKA

FA INNAHUU LAA YAMLIKUHAA ILLAA ANTA

“Ya Alloh, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, karunia-Mu dan rahmat-Mu.

Karena sesungguhnya tidak ada yg menguasai/memilikinya (kedua perkara tsb) kecuali Engkau !”

Kemudian setelah berdoa seperti itu, tidak lama lantas beliau diberi hadiah (oleh seseorang) daging seekor kambing panggang yg besar/gemuk.

Lalu beliau shollallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Ini adalah termasuk dari (karunia Alloh), sedangkan kami akan menunggu (pemberian) rahmat dari-Nya !”

[HR. Thobroni, dishohihkan oleh Syaikh Al-Albani]

Faedah Hadits:

1. Anjuran untuk menghormati dan memuliakan tamu.

2. Diantara bentuk memuliakan tamu adalah dengan menghidangkan makanan atau minuman, sesuai kemampuan kita.

3. Menunjukkan, betapa sederhananya kehidupan keluarga Nabi shollallahu alaihi wa sallam, sampai-sampai makanan pun jarang ada di rumah istri-istri beliau.

Sungguh berbeda dgn keadaan kita, yg mana justru sangat melimpah dan banyak sekali simpanan makanan dan harta kita.

Meskipun demikian, Nabi sangat ingin bisa berbuat baik dan melayani tamunya semampunya.

4. Wajibnya berdoa dan memohon pertolongan kpd Alloh, baik di saat
kondisi kita lapang maupun sempit.

Terlebih lagi di saat-saat sempit, saat di mana kita tdk punya kemampuan dan tdk ada kekuatan, saat itulah kita butuh terhadap pertolongan dari-Nya.

Saat-saat seperti itulah hendaknya seorang muslim menampakkan kebutuhannya dan kelemahannya di hadapan Alloh ta’ala.

5. Anjuran untuk berdoa dengan lafadz doa tersebut atau doa yang semisalnya, khususnya ketika kita mengalami kesempitan rezeki.

Insya Alloh dgn sebab itu, Alloh subhanahu wa ta’ala akan membukakan pintu-pintu rejeki, dari arah yg tidak kita sangka-sangka.

6. Bahwa rejeki kita itu, hakekatnya adalah pemberian dan karunia dari Alloh ta’ala untuk kita, bukan dari hasil kepandaian dan kehebatan kita semata.

Karena itu, janganlah kita sombong, merasa tidak butuh kepada pertolongan dari-Nya. Tetapi hendaknya kita terus memohon pemberian dan karunia-Nya untuk kita, hanya kepada Alloh ta’ala semata. Demikian beberapa faedah/pelajaran penting yg bisa kita ambil dari hadits yg mulia ini. Semoga faedah yg ringkas ini bermanfaat utk kita semuanya, aamiin.

Wallohu ta’ala a’lam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *